Langkah-langkah Audit Sesuai Standar Akuntansi Dan Keuangan Di Indonesia

Pengertian auditing adalah proses pemeriksaan formal terhadap laporan keuangan yang dihasilkan oleh organisasi, individu atau bisnis. Menurut standar akuntansi dan keuangan di Indonesia, ada beberapa langkah yang digunakan untuk menunjang proses audit. Setidaknya ada dua tipe audit, yakni internal dan eksternal.

Untuk setiap tipe audit ada enam langkah wajib yang harus dilakukan dalam proses mengaudit laporan keuangan agar bisa berjalan dengan baik. Berikut ini beberapa langkah proses audit yang biasa dilakukan oleh auditor eksternal.

Memberikan dokumen yang diperlukan 

Setelah ada konfirmasi bahwa pihak auditor akan datang ke perusahaan klien, biasanya klien menyediakan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan proses auditing. Kebanyakan auditor akan mengirimkan daftar apa-apa saja dokumen yang dibutuhkan. Mulai dari nota keuangan, laporan audit sebelumnya, rekening koran hingga buku besar.

Mempersiapkan rencana audit

Setiap auditor memiliki gaya auditing yang berbeda – beda, tetapi tidak mengabaikan kode etik auditor. Workshop bisa dilakukan untuk mengenali masalah yang ada selama proses audit dilakukan. Baru kemudian disusun rencana audit sesuai dengan diskusi atau workshop yang dilakukan.

Jadwalkan rapat terbuka

Biasanya pihak auditor akan mengundang general affairs, manajemen senior dan staf administrasi utama dari klien untuk rapat terbuka. Rapat ini akan membahas tentang ruang lingkup auditing, waktu yang dibutuhkan dan masalah yang perlu dibahas. Bahkan, setiap kepala departemen akan diminta untuk memberikan informasi kepada staf-staf terkait kemungkinan ada wawancara dengan auditor.

Mulai kerja lapangan

Selama rapat terbuka, auditor akan mengumpulkan dan menggunakan informasi yang ada guna merealisasikan rencana auditing. Kerja lapangan kemudian dilakukan dengan melakukan komunikasi bersama anggota staf dan peninjauan prosedur.

Menyusun laporan 

Auditor akan menyiapkan laporan yang berisi  rincian temuan masalah auditing selama proses audit dilakukan. Temuan bisa bersifat material atau non material, misalnya pembayaran otorisasi namun tak dibayarkan, dan lain sebagainya. Kemudian akan ada komentar yang ditulis oleh auditor dan memberikan solusi.

Mempersiapkan rapat penutup

Auditor kemudian akan meminta pendapat dan persetujuan akan masalah dan temuan laporan auditing dalam rapat penutup. Tidak ketinggalan, auditor akan menjelaskan aksi manajemen dalam mengatasi masalah akan temuan tersebut.

Demikian informasi ringkas langkah-langkah standar yang dilakukan auditor dalam melakukan audit keuangan.



Leave a Reply